Cyber
Espionage terdiri
dari kata Cyber dan Espionage. Cyber diartikan
sebagai dunia maya atau internet sedangkan Espionage adalah
tindak pidana mata-mata atau spionase, dengan kata lain cyber espionage adalah
tindak pidana mata-mata terhadap suatu data elektronik atau kejahatan yang
memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap
pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer.
Tindakan cyber
espionage atas data dan/atau informasi elektronik oleh beberapa pakar
telematika digolongkan menjadi 2 (dua) yakni :
1. Cyber espionage sebagai tindak kejahatan murni
Cyber espionage sebagai tindak kejahatan murni adalah tindakan mata-mata
yang dilakukan dengan tujuan untuk memanfaatkan data atau informasi tersebut
untuk tindak kriminal, misalnya memanfaatkan data atau informasi yang didapat
kemudian mengolahnya sehingga dapat digunakan untuk mencuri data, sabotase,
memalsukan data, dll.
2. Cyber espionage sebagai tindak kejahatan abu-abu
Cyber Espionage sebagai tindak kejahatan abu-abu adalah tindakan mata-mata
yang dilakukan hanya untuk memperoleh kesenangan bagi pelaku yang dikarenakan
kepuasan telah dapat mengakses komputer.
Beberapa contoh kasus Cyber
espionage cukup populer yang pernah terjadi antara lain,
1. Operasi Aurora
Salah satu contoh kasus spionase dunia maya yang
terkenal terjadi pada tahun 2009. Pertama kali dilaporkan oleh Google, ketika
perusahaan melihat serangan yang terus-menerus terhadap pemegang akun Gmail
tertentu, yang kemudian diketahui milik para aktivis HAM di China. Setelah
mengungkapkan serangan itu, 20 perusahaan ternama mengaku terkena dampak
serangan spionase ini termasuk Adobe dan Yahoo.
Riset dari organisasi keamanan siber, McAfee
menjelaskan bahwa “Aurora” merupakan bagian dari file path pada
mesin attacker yang disertakan dalam dua binari malware
terkait serangan tersebut. Tujuan utama serangan ini untuk mendapatkan akses
dan memodifikasi repositori source code.
2. Spionase Barack
Obama dan Mc Cain
Kasus spionase lainnya dialami oleh John
McCain dan Barack Obama selama kampanye presiden pada tahun 2008. Hacker dari
China atau Rusia diduga memasang spyware di komputer kedua
kandidat presiden ini dan mencuri data sensitif terkait kebijakan luar negeri
AS.Serangan ini pada awalnya dianggap sebagai virus komputer, tetapi kemudian
para ahli teknologi menemukan kebocoran file dalam jumlah
yang cukup besar.
3. Titan Rain
Pada tahun 2003 hingga 2005, komputer
pemerintah AS berada di bawah ancaman yang diatur oleh peretas militer China
yang diberi nama Titan Rain. Serangan ini juga dluncurkan terhadap
pertahanan Inggris dan kementerian luar negeri yang berlanjut hingga 2007.
Kabarnya, aksi ini adalah kasus pertama spionase siber yang
dicampurtangani oleh sebuah negara. Para hacker menembus ke dalam jaringan
komputer menggunakan metode yang baru dan mencoba mencuri informasi sebanyak
mungkin.
Motif terjadinya Cyber Espionage
Dalam
kehidupan sehari-hari, keberadaan arsip yang berupa data atau informasi
berbentuk elektronik dimaksudkan sebagai suatu alat bukti yang merekam atau
menerangkan keberadaan suatu informasi tertentu. Sedangkan data atau informasi
yang umumnya dijadikan target kejahatan cyber espionage bukan
merupakan sembarang informasi yang dapat diakses secara bebas.
Motif terjadinya kejahatan Cyber Espionage didasari oleh banyak hal seperti politik,ekonomi,politik,militer,perdagangan
Penyebab terjadinya Cyber Espionage
1. Faktor Politik
Hal ini biasanya dilakukan oleh sekelompok oknum tertentu untuk mencari
informasi dari pihak lawan politik.
2. Faktor Ekonomi
Faktor ekonomi biasanya didasari oleh latar belakang ekonomi pelaku.
Karena terdesak ekonominya, pelaku rela melakukan kejahatan dengan bermodalkan
komputer dan akses internet saja.
3. Faktor Sosial Budaya
Aspek yang mendukung
kejahatan dari faktor sosial budaya yaitu:
a. Kemajuan Teknologi Informasi
Kemajuan teknologi dan informasi mendorong rasa ingin tahu
banyak orang. Semakin canggih teknologi, maka orang tersebut akan semakin
penasaran dan melakukan eksperimen dengan memata-matai pihak lain.
b. Sumber Daya Manusia
Banyaknya sumber daya manusia yang memiliki potensi lebih di
bidang IT namun tidak dikembangkan dalam hal baik, memicu mereka melakukan
kejahatan cyber espionage.
c. Komunitas
Hal ini didasari untuk membuktikan kepada orang lain bahwa mereka hebat
dan ahli sehingga tanpa disadari mereka melanggar peraturan ITE.
Penanggulangan Cyber Espionage
Cara menanggulangi
kejahatan cyber espionage:
1. Bermitra dengan pakar keamanan
informasi untuk sepenuhnya memahami lanskap ancaman sementara meningkatkan
visibilitas mereka di seluruh basis klien mereka.
2. Tahu mana aset perlu dilindungi dan
risiko operasional terkait masing-masing.
3. Tahu mana kerentanan Anda berbohong.
4. Perbaiki atau mengurangi kerentanan
dengan strategi pertahanan-mendalam.
5. Memahami lawan berkembang taktik,
teknik, dan prosedur yang memungkinkan Anda untuk membentuk
kembali penanggulangan defensif anda seperti yang diperlukan.
6. Bersiaplah untuk mencegah serangan
atau merespon secepat mungkin jika Anda dikompromikan.
7. Sementara pencegahan lebih disukai,.
Deteksi cepat dan respon adalah suatu keharusan.
8. Memiliki rencana jatuh kembali untuk
apa yang akan anda lakukan jika anda adalah korban perang cyber.
9. Pastikan pemasok infrastruktur kritis
belum dikompromikan dan memiliki pengamanan di tempat untuk memastikan
integritas sistem yang disediakan oleh pemasok.
10. Infrastruktur TI penting Sebuah
bangsa tidak harus benar-benar bergantung pada internet, tetapi memiliki
kemampuan untuk beroperasi independen jika krisis keamanan cyber muncul.